Kabel anti petir merupakan salah satu komponen atau alat yang wajib untuk mendukung proses pencegahan terjadinya sambaran petir ke suatu benda dalam bangunan Anda.

Secara umum kabel penangkal petir atau kabel anti petir adalah kabel penangkal petir yang memiliki luas penghantar minimal 50 mm, bila lebih besar kemampuan penghantarnya akan lebih baik. Berbagai macam penangkal petir atau kabel anti petir yang dapat digunakan untuk menyalurkan arus petir ke dalam tanah, karakteristis utama adalah rawan terhadap putus maupun gagal sambungan yang menyebabkan loncatan petir dan adanya kebocoran induksi di sekeliling arus petir. Sedangkan mengenai jenis kabel penangkal petir tergantung dari keadaan jalur instalasi yang dilewatinya.

Bila instalasi kabel penangkal petir diletakkan di luar bangunan dan jauh dari instalasi lain seperti listrik ataupun data, hingga jauh dari jangkauan penghuni maka kabel penangkal petir dapat menggunakan kabel BCC dengan pertimbangan lebih ekonomis. Sedangkan bila kabel penangkal petir atau kabel anti petir ini diletakkan di dalam bangunan dan bisa jauh dari instalasi lain seperti listrik atau data, serta jauh dari jangkauan penghuni maka kabel penangkal petir dapat menggunakan kabel NYY minimal 55mm ataupun kabel NYYmm dengan pertimbangan kabel ini cukup mampu menahan induksi petir.

Kabel NYA sama persis dengan kabel NYY, yang membedakan yaitu kalau kabel NYY memiliki dua isolator atau dua lapisan pembungkus tembaga, sedangkan kabel NYA hanya memiliki satu lapisan pembungkus atau satu isolator.
Ada pula jenis jenis kabel penangkal petir yang untuk Indoor High instalasi, bila jalur instalasi penangkal petir atau anti petir ini tidak bisa dihindarkan dari instalasi lain seperti listrik, data kontrol dan lain sebagainya, maka kabel jenis HVSC yang harus digunakan sebab hanya kabel jenis ini yang mampu menahan tegangan tembus atau induksi arus petir.

elektrostatis

Kabel instalasi untuk Surge Arrester, kabel NYAF biasanya digunakan dalam pemasangan instalasi internal protection, sebab selain lentur kabel jenis ini juga memiliki isolator atau pembungkus tembaga, tidak seperti kabel BC. Bahkan pemasangannya pun sangat dianjurkan memakai “conduite”. Dalam hal pemasangannya harus disambungkan dengan kabel grounding yang biasanya menggunakan kabel BC 50mm atau dihubungkan langsung dengan Ground Rod. Dalam pemasangan instalasi internal protection biasa menggunakan kabel telepon biasa, umumnya jenis kabel yang digunakan adalah coaxial yang ukurannya kecil. Hal ini tentunya disesuaikan dengan penggunaan kabel instalasi perangkat pabx-nya. Jika telah terpasang kabel tersebut tetap harus dihubungkan dengan grounding system agar secara fungsi instalasinya dapat bekerja maksimal.

Terdapat pula bahan material pendukung yang berkaitan dengan pemasangan instalasi kabel penangkal petir dalam pemasangan jalur kabel penangkal petir ataupun kabel anti petir bertujuan untuk memaksimalkan kualitas instalasi dan estikanya. Hingga sekarang pun masih terdapat kontraktor maupun perusahaan instalatir yang kurang memperhatikan material bantu tersebut. Padahan material bantu tersebut dalam suatu instalasi penangkal petir sangat menentukan hasil akhir sebuah pekerjaan pemasangan instalasi penangkal petir di satu struktur bangunan ataupun area pemasangan.

Adapun material bantu dalam pemasangan jalur kabel penangkal petir seperti berikut ini:
 Skun Kabel, bahan material ini berfungsi untuk menyambungkan antara kabel penyalur penangkal petir dengan kabel grounding system. Biasanya di pasang di dalam box kontrol tersebut dibuat untuk mempermudah sipemiliknya dalam hal perawatan instalasi penangkal petir yang telah terpasang, atau ketika kita akan mengukur resistansi grounding system tentunya harus dibuka dulu titik penyambungannya atau skun cable agar kita mendapatkan hasil pengukuran resistansi grounding yang akurat.

Selain itu, skun kabel juga dipasang antara terminal penangkal petir dengan kabel penangkal petir
 Conduite, jenis material ini berfungsi untuk membantu mengurangi dampak induksi yang terjadi pada instalasi penangkal petir yang telah terpasang. Biasanya conduite kabel penangkal petir tersebut menggunakan pipa paralon yang ukurannya di sesuaikan dengan ukuran kabel penangkal petir yang di gunakan sebagai kabel penyalurnya
 Klem Kuku Macan, material ini digunakan untuk menyambung antara kabel grounding dari titik satu dengan titik yang lainnya atau pararel grounding. Alat ini terbuat dari tembaga atau logam sehingga dapat berfungsi pula sebagai konduktor sehingga dapat meningkatkan kualitas instalasi
 Konektor Cincin atau Klem Cincin, material bantu ini berfungsi sebagai alat penyambung antara kabel penangkal petir atau anti petir dengan grounding menggunakan “copper rod” atau tembaga berbentuk tongkat, sehingga kualitas dari sambungan instalasi tersebut dapat terjamin.

Penjelasan mengenai kabel anti petir tersebut jadikan sebagai acuan jika Anda ingin memasang alat anti petir di bangunan Anda. Jika Anda berminat untuk memasang alat penangkal petir di bangunan atau rumah Anda, segera hubungi kami Grounding Teknik Indonesia di nomor kontak tersebut. Kami akan datang untuk pemasangannya pula. Grounding Teknik Indonesia penyedia alat penangkal petir serta jasa pemasangan alat penangkal petir. Grounding Teknik Indonesia terpercaya dan dapat diandalkan.

Kabel Anti Petir
Kembali ke Atas
× Klik Untuk Chat Via WA